Peranan Peraturan Tata Ruang dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan Perkotaan
Tanggal kegiatan: 23 November 2012

Acara dialog publik ini dilaksanakan pada hari Jumat,  tanggal 23 November 2012 pukul 20.00-21.00 WIB.  Acara dialog ini menghadirkan 4 orang narasumber  yaitu dari dari Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah, Dinas Teknis Kabupaten Banyumas dan pakar / akademisi dari Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto. Dari masing perwakilan tersebut adalah sebagai berikut:

  • Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah : Ir  Sigit Krida Hariono, M.Si. , selaku Kepala Satuan Kerja Dekonsentrasi
  • Badan Lingkungan Hidup Kabupaten Banyumas : Ir. Didi Rudwianto; selaku Kepala Dinas
  • Pakar Program Pasca Sarjanan Universitas Jenderal Soedirman : Prof. Dr. Agus  Suroso,M.Si.; guru besar ilmu lingkungan.
  • Dinas Cipta Karya Kabupaten Banyumas : Ir. Dedi Nur Hasan , Msi , Kepala Bidang Tata Ruang.

Tema pembicaraan adalah mengenai Peranan Peraturan Tata Ruang dalam Menjaga Keseimbangan Lingkungan Perkotaan, dan dipandu oleh pembawa acara dari BMS Televisi, Saudari Rosalina.

Ir. Sigit Kridha Hariono mensosialisasikan bahwa dalam Undang-Undang Nomor 26 Tahun 2007 tentang Penataan Ruang  diamanatkan pada perda jika tiap kota atau kabupaten harus menyisakan 30% dari luas perkotaan untuk ruang terbuka hijau hal ini terkait dengan dengan keseimbangan lingkungan tersebut.

Pemerintah juga membuat program P2KH (Program Pengembangan Kota Hijau) dan dengan program tersebut maka diharapkan kota hijau akan terwujud. Program P2KH mendapat pendanaan dari pemerintah pusat dan untuk tahun 2012 Provinsi Jawa Tengah mendapatkan untuk lima belas kota/kabupaten

 

 

Siaran Sesi Pertama di Banyumas Televisi

Sumber : Team pelaksana kampanye publik tahun 2012

 

Ir. Didi Rudwianto, SH, M.Si. dari Dinas Cipta Karya Kabupaten Banyumas menyampaikan bahwa Kabupaten Banyumas sudah mencapai 15% RTH, yaitu RTH publik 10% dan RTH privat 5%. Kemudian untuk sosialisasi dilakukan melalui masyarakat, pemuda dan pelajar. Daerah Arcawinangun dipilih menjadi lokasi RTH karena masih tersedia lahan terbuka.

Kelurahan Arcawinangun baru saja mendapat penghargaan sebagai Kelurahan Terhijau di Jawa Tengah. Apalagi di sana juga sudah ada green community. Dan taman hijau yang dibangun di sana bisa menjadi taman edukasi.

Prof. Dr. Agus  Suroso,M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan kampanye publik untuk penataan ruang sangat bagus dan pada dasarnya dari akademisi (Unsoed) sangat mendukung, karena memang green energy, green transportation , green waste itu memang syarat bagi kota modern. Dan Unsoed menunggu kerjasama dari pemerintah untuk mulai mewujudkan semangat green living.

 

Ir. Dedi Nur Hasan , M.Si. dari Dinas Cipta Karya Kabupaten  Banyumas menjelaskan bahwa program pembuatan taman yang pertama dilaksanakan do Taman Balai Kambang, di Arcawinangun dan di Jatilawang. Karena di Banyumas ada 24 kawasan perkotaan maka seharusnya minimal ada duapuluh empat buah taman.  Dan tata ruang itu juga harus menyesuaikan perkembangan kota yang ada



Statistik

Agenda

Galeri Media

JALUR PEDESTRIAN

Peraturan Perundangan

Komentar
klik disini untuk mengisi komentar



Bookmark and Share

Bidang Penataan Ruang - Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Provinsi Jawa Tengah
Jl. Madukoro Blok AA - BB Semarang, Telp (024)7608581, 7608435 Fax (024)7608202